
Pamekasan - Di saat hubungan diplomatik sedang memanas, pemerintah Malaysia malah memulangkan secara paksa sebanyak 1.214 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Pamekasan, Jawa Timur.
Kepala Dinsosnakertrans Pamekasan, Herman Priyanto mengatakan ribuan TKI yang dipulangkan karena mereka berangkat ke Malaysia melalui jalur tidak resmi. "Mereka berangkat seenaknya sendiri. Tanpa pengetahuan pemerintah," kata Herman di Pamekasan, Rabu (1/9).
Pada dasarnya, sambung Herman, TKI melalui jalur resmi akan lebih tinggi pendapatannya dari pada melalui jalur ilegal. Ini membuktikan, masyarakat Pamekasan masih belum memiliki kesadaran bekerja melalui jalur yang semestinya.
Kendati demikian, jumlah TKI asal Pamekasan yang berangkat dan masih bekerja di Malaysia tidak sebanding dengan yang dipulangkan. Data hingga Mei 2010, ada 541 TKI yang masih bekerja. Sementara, yang sudah dipulangkan mencapai 1.214.
"Yang tetap bekerja di Malaysia, ya karena mereka melalui jalur resmi. Ya tidak mungkin dipulangkan lah," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI (Menakertrans), Muhaimin Iskandar, saat melakukan kunjungan kerja ke Pamekasan mengatakan, jumlah TKI asal Pamekasan yang oleh pemerintah Malaysia hanya bagian kecil dari sekitar 500 ribu TKI asal Indonesia yang bermasalah karena tidak memiliki identitas.
"Total 2,2 juta TKI asal Indonesia, sebanyak 500 ribu lebih TKI bermasalah, 170 orang di antaranya terjerat kasus hukum," pungkasnya. [beritajatim/mah] Inilah.Com
Visitors : 1029731 Org Hits : 7534326 hits Month : 4942 Users Today : 449 Users Online : 17 Users
|